TIMES RAJAAMPAT, JAKARTA – MotoGP akhirnya kembali menyapa Brasil setelah lebih dari 20 tahun absen. Kepulangan ajang balap motor paling bergengsi di dunia ini dipastikan menghadirkan atmosfer pesta, terlebih dengan hadirnya juara dunia bertahan Moto2, Diogo Moreira, yang naik kelas ke MotoGP.
Terakhir kali Brasil menggelar MotoGP terjadi sekitar 22 tahun lalu. Sejak itu, negara terbesar di Amerika Selatan ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga dunia, mulai dari Piala Dunia FIFA 2014, Olimpiade Rio 2016, hingga melahirkan talenta besar di Formula 1.
Kini, sejarah baru tercipta ketika Brasil memiliki juara dunia Moto2 pertama, sekaligus membuka jalan bagi kembalinya MotoGP Brasil pada 2026.
Basis Penggemar Besar dan Lokasi Bersejarah
Brasil merupakan negara dengan populasi lebih dari 200 juta jiwa, hampir separuh dari total penduduk Amerika Selatan. MotoGP akan digelar di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, ibu kota Negara Bagian Goias.
Goiania berjarak sekitar 200 kilometer dari Brasilia dan menjadi kota terpadat ke-11 di Brasil. Kota ini bukan nama baru bagi MotoGP, karena memiliki keterikatan sejarah dengan ajang balap motor dunia sejak hampir 40 tahun lalu.
Goiania, Titik Awal MotoGP di Brasil
MotoGP pertama kali menginjakkan kaki di Brasil pada September 1987, tepatnya di Goiania. Saat itu, balapan menjadi bagian dari rangkaian seri Amerika Selatan sebelum ditutup di Argentina.
Balapan perdana tersebut dimenangi Wayne Gardner, yang kemudian memastikan diri sebagai juara dunia MotoGP pertama asal Australia. MotoGP kembali digelar di Goiania hingga 1989, sebelum berpindah ke Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, untuk satu kali balapan pada 1992.
Era Rio de Janeiro dan Dominasi Valentino Rossi
Perjalanan MotoGP di Brasil berlanjut ke Rio de Janeiro pada periode 1995 hingga 2004. Balapan digelar di Sirkuit Jacarepagua, kawasan yang dikenal sebagai pusat hiburan dan pesta Brasil.
Nama Valentino Rossi mencatatkan sejarah penting di sana. Ia meraih empat kemenangan beruntun dari 2000 hingga 2003, serta mengunci gelar juara dunia MotoGP pertamanya pada 2002. Balapan terakhir di Rio berlangsung pada 2004, dimenangi Makoto Tamada, sebelum sirkuit tersebut dibongkar dan lahannya digunakan untuk Olimpiade 2016.
Jejak Pembalap Brasil di MotoGP
Nama Alex Barros menjadi ikon terbesar Brasil di MotoGP. Ia meraih tujuh kemenangan Grand Prix sepanjang kariernya dari 1986 hingga 2007, serta mencetak podium bersama lima pabrikan berbeda. Barros juga termasuk sedikit pembalap yang mampu menang di MotoGP dan World Superbike.
Kini, tongkat estafet berada di tangan Diogo Moreira. Pembalap asal Sao Paulo itu menjadi juara dunia Moto2 2025 dan akan menjadi pembalap Brasil pertama di MotoGP sejak era Barros. Kesuksesannya dirayakan dengan penghormatan kepada legenda motorsport Brasil, Ayrton Senna.
Sejarah pembalap Brasil di Grand Prix sendiri sudah dimulai sejak 1970-an melalui Adu-Celso Santos, yang meraih podium di GP Swedia 1973 dan kemenangan di kelas 350cc. Dalam beberapa tahun terakhir, Eric Granado juga membawa nama Brasil lewat prestasi di MotoE.
Brasil Siap Sambut Era Baru MotoGP
Dengan basis penggemar besar, sejarah panjang, serta kehadiran pembalap lokal di kelas utama, kembalinya MotoGP ke Brasil bukan sekadar nostalgia. Ini menjadi awal babak baru, sekaligus peluang bagi Negeri Samba untuk kembali menancapkan pengaruhnya di peta balap motor dunia. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: MotoGP Kembali ke Brasil Setelah 22 Tahun: Samba Balap Dimulai Lagi
| Pewarta | : Wahyu Nurdiyanto |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |